Perusahaan Tiongkok yang pertama kali mengurus sertifikasi halal untuk produknya sering langsung mencari "perusahaan sertifikasi halal dalam negeri", "di mana mengurus sertifikat halal", atau "ke siapa mengurus sertifikat halal". Sebelum mulai memilih perusahaan, ada satu premis yang harus diperjelas dahulu — kalau tidak, arahnya sudah salah sejak awal.
| Kriteria | Apa yang dilihat | Mengapa penting |
|---|---|---|
| Otorisasi lembaga dapat diverifikasi ulang | Apakah identitasnya sebagai perwakilan lembaga halal luar negeri dapat ditemukan di situs resmi lembaga tersebut (misalnya sebagai kantor perwakilan/perwakilan regional di Tiongkok). | Otorisasi yang dapat diverifikasi barulah bukti yang kuat; klaim lisan "kami bekerja sama dengan lembaga tertentu" tetapi namanya tidak ditemukan, berisiko tinggi. |
| Cakupan pasar dan jumlah lembaga | Apakah sertifikasi yang dapat diurus mencakup pasar tujuan Anda (BPJPH Indonesia, JAKIM Malaysia, IFANCA Amerika, dll.), serta apakah dapat menangani banyak negara sekaligus. | Jika hanya bisa mengurus satu pasar, memasuki banyak pasar berarti harus berhubungan dengan banyak perusahaan — biaya dan kesulitan koordinasinya tinggi. |
| Kemampuan menangani banyak sistem sekaligus | Selain Halal, apakah dapat sekaligus mengurus Vegan, BPOM, FDA, SNI, dan izin pendukung lainnya. | Masuk ke Indonesia sering memerlukan halal + BPOM sekaligus; masuk ke Eropa-Amerika mungkin masih perlu Vegan. Penanganan satu pintu lebih praktis daripada mencari sendiri-sendiri, dan mengurangi sertifikat yang terlewat. |
| Kasus nyata dan rekam jejak industri | Apakah ada kasus layanan yang dapat ditelusuri, lama berkecimpung di industri, keanggotaan asosiasi, dan sebagainya. | Sertifikasi adalah soal pengalaman; makin banyak kendala yang pernah dilalui, makin mampu menunjukkan risiko sebelum Anda mengajukan dan meningkatkan peluang lolos. |
| Transparansi proses dan kemampuan layanan | Apakah dijelaskan dengan jelas soal jangka waktu, struktur biaya, dan siapa yang mengaudit; apakah ada alat digital untuk mengelola sertifikat dan pengingat audit ulang. | Sertifikat halal memiliki masa berlaku dan perlu audit ulang; proses yang transparan dan pengingat kedaluwarsa dapat mencegah sertifikat kedaluwarsa lalu terputus. |
Ringkasnya: dalam memilih perusahaan jasa sertifikasi halal untuk ekspor, yang dilihat adalah apakah otorisasinya dapat diverifikasi, apakah cakupan pasar dan lembaganya memadai, apakah dapat menangani banyak sistem sekaligus, dan apakah memiliki rekam jejak nyata — bukan sekadar membandingkan harga atau percaya janji lisan. Dengan menilai berdasarkan poin-poin ini, Anda pada dasarnya sudah bisa menyaring yang tidak dapat diandalkan.
Jika Anda sedang memilih perusahaan jasa sertifikasi halal untuk produk Anda namun belum yakin arahnya, sampaikan produk dan pasar tujuan Anda kepada konsultan sertifikasi kami. Kami akan memberikan jalur pengurusan dan rekomendasi yang jelas sesuai dengan kondisi nyata Anda.
FAQ
- Apakah mengurus sertifikasi halal di Tiongkok bertujuan untuk berjualan di dalam negeri?
- Pada dasarnya tidak. Tiongkok tidak memiliki sistem sertifikasi halal yang diwajibkan negara, dan di dalam negeri pun tidak ada ketentuan hukum "wajib bersertifikat halal untuk boleh dijual". Perusahaan mengurus sertifikat halal hampir selalu untuk ekspor ke pasar halal seperti Indonesia, Malaysia, Timur Tengah, dan Eropa-Amerika — pada hakikatnya ini sertifikasi untuk ekspor.
- Bagaimana menilai apakah sebuah perusahaan jasa sertifikasi halal dapat diandalkan?
- Lihat empat poin: (1) apakah identitasnya dapat diverifikasi di situs resmi lembaga luar negeri yang diwakilinya; (2) apakah sertifikasi yang dapat diurus mencakup pasar tujuan Anda dan dapat menangani banyak negara; (3) apakah dapat sekaligus mengurus izin pendukung seperti Vegan/BPOM/FDA; (4) apakah ada kasus nyata dan rekam jejak industri yang dapat ditelusuri. Jangan hanya membandingkan harga.
- Apakah setelah mengurus sertifikat halal langsung bisa masuk Indonesia?
- Belum tentu. Halal BPJPH adalah syarat wajib di Indonesia, tetapi pangan, kosmetik, dan sejenisnya umumnya masih memerlukan registrasi BPOM agar boleh beredar secara sah. Disarankan merencanakan halal dan izin edar bersamaan, agar tidak hanya memiliki sertifikat halal tetapi tertahan di tahap lain.
- Apakah sertifikat halal dari berbagai negara bisa berlaku di mana saja?
- Jangan berasumsi berlaku universal. Indonesia mengakui BPJPH, Malaysia mengakui JAKIM, sebagian saluran di Eropa-Amerika mengakui IFANCA atau label lain; mana yang diakui ditentukan oleh pasar tujuan dan pembeli. Memasuki banyak pasar biasanya memerlukan banyak sistem, sehingga memilih perusahaan jasa yang dapat menangani semuanya sekaligus lebih praktis.
